- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
2. Penggunaan dan Pemeliharaan OTDR
Berikut ini uraian penjelasan penggunaan dan pemeliharaan optical time domain reflectometer.
a. Penggunaan Optical Time Domain Reflectometer
Ada beberapa hal yang dapat diukur menggunakan optical time domain reflectometer diantaranya arak satuan event, redaman serat optik, event loss, dan optical return loss.
- Jarak satuan event merupakan waktu perjalanan pulsa cahaya yang dikirim ke serat optik sampai diterima kembali. Jika nilai kecepatan cahaya pada vakum dan indeks bias dari kaca serat (fiber glass) sudah diketahui, maka jarak satuan event dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut.
- Redaman serat optik merupakan keadaan menurunnya daya sinyal yang dipancarkan oleh sumber optik yang disebabkan oleh penghamburan cahaya karena sambungan yang tidak rata atau pembengkokan pada serat optik sehingga daya yang dipancarkan menjadi lemah. Jika redaman yang terjadi pada kabel berukuran kecil, maka pengaruh pada kabel tidak akan mengganggu. Sebaliknya, jika redaman yang terjadi pada kabel berukuran besar, maka akan mengganggu kinerja kabel dalam mengirimkan daya. Oleh karena itu untuk mengetahui redaman diperlukan cara untuk menghitungnya, agar redaman yang dihasilkan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh masing-masing penyedia layanan jaringan. Besarnya nilai redaman serat optik (dalam satuan dB/km) dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut.
- Event loss merupakan perbedaan level daya sebelu dan setelah suatu event. Event loss diantaranya dapat berupa macrobend menggunakan fusion splicer dan sambungan mekanis menggunakan konektor.
- Optical return loss (ORL) merupakan besar porsi daya dari cahaya yang dipantulkan kembali yang diukur dalam satuan dB. Semakin besar nilai optical return loss, semakin sedikit cahaya yang dipantulkan.
Dalam mengoperasikan optical time domain reflectometer (OTDR), ada beberapa hal yang perlu dilakukan dan tidak perlu dilakukan. Hal-hal yang perlu dilakukan diantaranya sebagai berikut.
- Menentukan panjang gelombang yang akan disalurkan dalam kabel serat optik.
- Menentukan rentang jarak (distance range) dan panjang kabel serat optik yang akan diukur.
- Menentukan lebar pulsa (pulse width) yang berguna untuk tingkat ketelitian.
- Memeriksa dan membersihkan permukaan serat optik (seperti patchcord) dan instrumen pengujian pada OTDR, Patchcord atau patch cable adalah kabel serat optik yang setiap ujungnya memiliki konektor.
Adapun hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat menggunakan OTDR diantaranya sebagai berikut.
- Mencabut sambungan serat (fiber connection) pada saat laser pada posisi menyala (on).
- Menyentuh layar tampilan (display) dengan benda keras.
Apabila hal-hal tadi sudah benar-benar diperhatikan, maka langkah-langkah dalam menggunakan OTDR dapat segera dilakukan. Langkah-langkahnya terdiri dari sebagai berikut.
- Memastikan baterai OTDR dalam keadaan penuh, atau bisa juga menggunakan daya listrik dari PLN selama proses pengukuran.
- Memasang patchcord penghubung dari adapter OTDR dengan adapter pada kabel serat optik yang akan digunakan.
- Membersihkan konektor ferule (saluran serat optik) dan adapter dengan pembersih konektor (connector cleaner).
- Menyalakan OTDR dengan menekan tombol power hingga layar (display) menyala (on).
- Sebelum melakukan pengukuran, melakukan set-up lima parameter meliputi uwelenght (panjang gelombang), indeks bias core, pulse width (lebar pulsa), perkiraan jarak kabel, dan avurage time (lama waktu tunggu yang dihasilkan oleh sebuah proses).
- Melakukan pengukuran dengan memilih salah satu tipe pengukuran. Tipe pertama pengukuran simpel, yaitu pengukuran dengan pangaturan parameter secara otomatis. Tipe kedua pengukuran detail, yaitu pengukuran dengan pengaturan parameter secara manual.
- Menekan tombol pengirim sinar laser dan menunggu sampai layar menampilan grafis hasil
- pengukuran.
- Menggeser marker atau kursor pada event yang dikehendaki, sehingga menampilkan hasil pengukuran.
b. Pemeliharaan Optical Time Domain Reflectometer
Agar optical time domain reflectometer (OTDR) dapat senantiasa bekerja dengan baik dan tidak mudah rusak, ada beberapa langkah pemeliharaan yang dapat dilakukan diantaranya sebagai berikut.
- Menghindari pengukuran dari daerah yang mempunyai vibrasi (getaran). Daerah yang mempunyai getaran seperti jalan raya dapat mengakibatkan pengukuran OTDR tidak sesuai dengan aslinya karena getaran dapat menyebabkan tergangunya cahaya masuk ke OTDR.
- Menghindari daerah yang mempunyai kelembapan tinggi dan kotor. Daerah yang lembap dan kotor menyebabkan pengukuran tidak berjalan maksimal karena kelembapan dan kotoran membuat kabel serat optik berembun atau kotor sehingga mengganggu masuknya sinyal ke OTDR.
- Tidak menghadapkan OTDR ke arah sinar matahari ketika digunakan. Hal ini akan menimbulkan dampak pengukuran tidak berjalan maksimal karena paparan sinar matahari menyebabkan OTDR menerima cahaya selain yang berasal dari kabel serat optik.
- Menyimpan OTDR di tempat yang bersih, aman, dan jauh dari jangkauan anak-anak ketika tidak digunakan.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
.jpg)
Komentar
Posting Komentar